ContohSurat Gugat Cerai . 1 Juli 2012 22:23 Diperbarui: 25 Juni 2015 03:21 22213 0 0 + Laporkan Konten Dengan ini hendak mengajukan gugatan cerai dan hak hadhanah terhadap suami Penggugat, ALDI SYAHPUTRA, S.Pd, 31 tahun, Agama Islam, pekerjaan guru mata pelajaran Matematika, bertempat tinggal di Jl. Supriyadi Nomor 46 Pati. Selanjutnya Caramengajukan gugatan cerai ke pengadilan. Dikutip dari laman resmi Pengadilan Agama Depok, gugatan cerai di pengadilan dapat diajukan baik oleh suami kepada istrinya maupun sebaliknya. Pemohon dapat mendaftarkan gugatan cerai ke pengadilan, baik Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri sesuai ketentuan. Jika dilakukan di Pengadilan Agama ContohSurat Gugatan Cerai Karena Suami Malas Kerja Dan Tidak Menafkahi. Yth. Ketua Pengadilan Agama Muara Bungo. Assalamua'laikum wr. Wb. Dalam hal ini memberikan kuasa kepada Indra Setiawan, S.H. Rinaldi, S.H. Zasramansyah, S.H. dan Isnaini, S.H.I.,M.H. Selaku Advokat/Asisten Advokat, yang seluruhnya berkewarganegaraan Indonesia, yang CeraiTalak adalah permohonan (bermakna = gugatan) yang diajukan oleh suami yang akan menceraikan istrinya. Pembatalan Nikah adalah permohonan yang diajukan oleh pihak istri, suami, keluarga dalam garis lurus ke atas suami atau istri, dan pejabat yang berwenang/pejabat tertentu untuk membatalkan suatu pernikahan yang telah tercatat dengan resmi. Jikagugatan cerai disertai dengan gugatan harta bersama, dokumen perlu dilampiri dengan bukti kepemilikan, seperti sertifikat tanah, BPKB, STNK, atau kuitansi jual beli. 2. Mengajukan gugatan cerai ke pengadilan Pengajuan gugatan cerai dapat dilakukan oleh pihak suami maupun pihak istri. Pihak yang mengajukan gugatan akan disebut sebagai VfVZz. CONTOH FORMAT SURAT GUGATAN CERAI Diketik ulang rangkap 8 delapan, diketik dengan KOMPUTER. Tidak boleh ada . . . . . . . titik-titik, dan tidak diisi dengan tulisan tangan. Sleman, ........................................ Hal Gugatan Cerai Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama Sleman di-SLEMAN Assalamu'alaikum wr. wb. Kami yang bertanda tangan di bawah ini Nama ........................................Binti.............................................................. Umur .............................................................................................................. Agama ……………………………………………………………………………... Pendidikan terakhir………………………………………………………………… Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ……………………………………………………………… Selanjutnya disebut sebagai Penggugat Dengan hormat, Penggugat mengajukan gugatan cerai terhadap suami saya Nama ........................................Bin.............................................................. Umur .............................................................................................................. Agama ……………………………………………………………………………... Pendidikan terakhir………………………………………………………………… Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ……………………………………………………………… Bila Suami anda tidak diketahahui tempat tinggalnya lagi atau GHOIB, maka tuliskan alamat terakhir suami anda ditambah dengan “sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya yang jelas dan pasti diseluruh wilayah Republik Indonesia” Selanjutnya disebut sebagai Tergugat. Adapun alasan/dalil - dalil gugatan Penggugat sebagai berikut 1. Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal ......................................, dan dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan ................................... sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor ............................................ tanggal ....................................................isikan data Nomor dan Tanggal duplikat buku nikah, jika anda menggunakan duplikat akta nikah 2. Bahwa, sesaat setelah akad nikah Tergugat mengucapkan sighat taklik talak talak bersyarat terhadap Penggugat yang bunyinya sebagaimana tercantum di dalam Buku Kutipan Akta Nikah tersebut ; 3. Bahwa setelah pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di………………………………………………… kemudian pindah di………………………………………………………………….. selama ….tahun … bulan dan selama 2 pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah rukun baik sebagaimana layaknya suami istri dan telah di karena ....... anak masing masing bernama a ............................................................... lahir tanggal ............................. b ............................................................... lahir tanggal ................................ c ............................................................... lahir tanggal ............................... d ............................................................... lahir tanggal ......................................... Ke .... anak tersebut dalam asuhan ................................................................. 4. Bahwa pada mulanya rumah tangga Penggugat dan Tergugat dalam keadaan rukun namun sejak bulan .................... tahun .................. ketentraman rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai goyah, yaitu antara Penggugat dengan Tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya antara lain Lihat contoh alasan dibawah pilih salah satu * 5. Bahwa Perselisihan dan pertengkaran itu berkelanjutan terus-menerus sehingga akhirnya sejak tanggal ……… bulan …………. Tahun ………….. hingga sekarang selama kurang lebih ………..tahun ……… bulan, Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Penggugat/Tergugat* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Penggugat bertempat tinggal di ………………………………….dan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………….. dan selama itu sudah tidak ada hubungan lagi; 6. Bahwa adanya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut mengakibatkan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tidak ada kebahagiaan lahir dan batin dan tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga; 7. Bahwa pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat namun tidak berhasil. 8. Bahwa atas dasar uraian diatas gugatan Penggugat telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang tahun 1974 Jo. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19 Jo. Kompilasi Hukum Islam pasal 116. 9. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kelas Sleman segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut PRIMAIR 1. Mengabulkan gugatan Penggugat; 2. Menceraikan perkawinan Penggugat ……………………………. dengan Tergugat ……………………………………………; 3. Membebankan biaya perkara menurut Hukum; SUBSIDAIR Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya; Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terima kasih. Wassalamu'alaikum wr. wb. Hormat Penggugat, Tanda tangan tanpa materai …………………………………………. Jika anak dimintakan hak asuh maka tambahkan ini pada angka 8 selanjutnya mengikuti nomor kelanjutannya 8. Bahwa anak-anak Penggugat dan Tergugat selama ini tinggal bersama Penggugat/Tergugat*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Penggugat terhadap mereka, maka Penggugat mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. jangan lupa untuk memasukkan dalam petitumnya primair, yakni “Menetapkan anak yang bernama…..tgl lahir…dibawah pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat” * Contoh contoh alasan cerai, pilih salah satu yang mudah untuk di buktikan • Tergugat tidak dapat memberi nafkah secara layak kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau / malas / jarang bekerja dan bekerja hanya untuk dirinya sendiri tanpa memperhatikan Penggugat dan rumah tangga bersama dan ia tidak mempunyai penghasilan tetap dan hanya dapat memberikan penghasilan setiap harinya /minggunya / bulannya sebesar Rp. .... ,- sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama karena bagi Penggugat minimal kebutuhan setiap hari / minggu / bulan sebesar Rp. ..... ,- ; • Tergugat tidak pernah memberi nafkah wajib kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau bekerja sehingga ia sama sekali tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama dan untuk memenuhinya terpaksa Penggugat bekerja sendiri dan juga masih ditanggung sepenuhnya oleh orangtua Penggugat; • Tergugat bermain cinta dengan perempuan lain bernama ..., yakni ia telah hidup kumpul serumah dengan perempuan tersebut di .. / antara ia dengan perempuan tersebut saling berkirim surat cinta / antara ia dengan perempuan tersebut saling berjalan bersama; • Tergugat sering meninggalkan rumah kediaman bersama tanpa tujuan dan/atau tanpa alasan yang sah dan pulangnya sering larut malam bahkan sampai pagi atau .... hari, ternyata ia pulang kerumah orangtuanya karena tidak betah tinggal di rumah kediaman bersama / ia bermain judi kartu dengan teman-temannya / apabila ditanya darimana saja ia selama itu, ia hanya menjawab dari main ke rumah teman / bahwa itu bukan urusan Penggugat; • Tergugat tidak betah tinggal di rumah orangtua Penggugat dengan alasan jauh dari tempat kerjanya / tanpa alasan yang jelas dan sah sedangkan Penggugat juga tidak betah tinggal di rumah orangtua Tergugat karena Penggugat harus merawat dan mengurus orangtua Penggugat dan pula rumah Tergugat sepi dari segala hal yang menyangkut kebutuhan rumah tangganya; • Tergugat sering minum-minuman keras bahkan sampai sering mabuk dan hal tersebut jelas terlihat sewaktu ia pulang entah darimana, dimana jalannya sempoyongan dan dari mulutnya menyengat bau alkhohol; • Tergugat sering cemburu buta, yakni ia menuduh Penggugat ada hubungan dengan laki-laki lain tanpa bukti dan/atau alasan yang sah; • Tergugat sering berhutang kepada orang lain tanpa bermusyawarah dan/atau tanpa sepengetahuan Penggugat, yang penggunaan uangnya tidak untuk kepentingan rumah tangga bersama dan bahkan Penggugatlah yang kemudian membayar hutang-hutang Tergugat tersebut karena Tergugat menyuruh orang-orang yang memberi hutang kepada Tergugat itu untuk menagihnya kepada Penggugat; • Tergugat sama sekali tidak mau memperhatikan Penggugat beserta anaknya, yakni ia lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan Penggugat dan anaknya seperti dalam hal membeli pakaian, membeli alat-alat kecantikan sebagaimana layaknya isteri atau juga membeli perabot rumah tangga yang memang termasuk dalam kebutuhan primer; • Tergugat melakukan tindak pidana pembunuhan/pencurian/perampokan/pemerkosaan lebih kurang bulan ...... tahun ..... berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri ......,Tergugat dihukum pernjara selama .... tahun / saat ini dalam proses pihak berwajib, sehingga Tergugat selama menjalani hukuman, tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami, dan atas tindakan Tergugat tersebut menimbulkan aib pada keluarga yang akan berdampak psikologis kepada Penggugat atau anak penggugat. Selama Tergugat menjalani hukuman Penggugat bekerja keras sendiri memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehingga Penggugat merasa keberatan dan tertekan atas keadaan tersebut; • Tergugat pada bulan....... tahun ....... melakukan penganiayaan yang berat kepada Penggugat, yakni menempeleng Penggugat sampai pingsan/memar, melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, memukul Penggugat dengan benda-benda keras sehingga Penggugat mengalami cidera berat dan harus dirawat dirumah sakit hingga beberapa hari. Karena kejadian tersebut, Penggugat merasakan trauma yang hebat, dan selalu ketakutan apabila bertemu dengan Tergugat, oleh karena keselamatan jiwa Peggugat yang terancam, maka Penggugat tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat, dengan demikian perlakuan Tergugat tersebut telah melanggar janji ta'lik talak yang diucapkan sesudah akad nikah, untuk itu Penggugat merasa keberatan tidak rela dan bersedia membayar iwadl pengganti; • Tergugat sejak bulan ...... tahun ..... mengalami kecelakaan/menderita lumpuh akibat strok/impoten lemah syahwat yang sampai sekarang berlangsung ....tahun .....bulan, meskipun Tergugat telah berobat baik secara medis maupun non medis Tergugat belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, sehingga selama itu Tergugat tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami/ tidak dapat memberi nafkah lahir maupun bathin kepada Penggugat sehingga Penggugat mengalami penderitaan yang cukup berat oleh karena itu Peggugat tidak sanggup melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat; FORMAT SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO, SAMA DENGAN GUGATAN DI ATAS HANYA DITAMBAH POINT DI BAWAH INI Bahwa pemohon adalah orang yang tidak mampu sesuai dengan Surat Keterangan Tidak Mampu nomor .................. yang dikeluarkan oleh Kelurahan/ Desa ...........................Kecamatan ........................ Kabupaten.............. Propinsi................. Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Majelis hakim untuk menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut Primer 1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya. 2. Mengijinkan Penggugat untuk berperkara secara Cuma-Cuma 3. dst.. biaya perkara dibebankan kepada negara Subsider Dan atau jika pengadilan berpendapat lain, mohon putusan seadil-adilnya ex aequo et bono. PETUNJUK PENGISIAN SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO TENTANG DATA PENGGUGAT DAN TERGUGAT 1. Isilah Nama Lengkap anda Penggugat dan suami Tergugat termasuk gelar dan nama orang tua anda sesuai dengan dokumen terakhir. Contoh Binti H. Hasan Penggugat dan Amir Bin Sutomo Tergugat. 2. Jika nama anda tertulis berbeda di dokumen, maka tuliskan nama tersebut dengan alias. Contoh Ir. Nurlaila Binti H. Hasan alias Ir. Nur Laela Binti 3. Isilah usia anda saat mengajukan gugatan cerai. 4. Isilah agama anda. 5. Isilah pendidikan terakhir anda. 6. Isilah nama pekerjaan anda saat ini. 7. Isilah alamat lengkap tempat tinggal anda sesuai dengan alamat anda tinggal saat ini lengkap dengan nomor rumah, RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota. Apabila anda tidak mengetahui alamat suami saat ini, maka isilah alamat suami dengan menggunakan alamat terakhir yang anda ketahui, lalu berikan keterangan bahwa anda tidak mengetahui di mana tempat tinggal suami saat ini “sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya yang jelas dan pasti diseluruh wilayah Republik Indonesia”. TENTANG PERMASALAHANNYA 1. Tulislah tanggal terjadinya akad nikah, KUA yang mencatatkan akad nikah, No. Kutipan Akta Nikah dan tanggal dikeluarkan Akta Nikah. 2. Tuliskan alamat tempat tinggal pertama saat menikah dan alamat tempat tinggal selanjutnya saat hidup bersama suami dan terakhir sebutkan berapa lama anda tinggal bersama dengan suami. 3. Apabila dalam pernikahan anda ada anak-anak, sebutkan jumlah anak, nama masing-masing anak dan tanggal lahir mereka sesuai dengan akta atau surat keterangan lahir. 4. Sebutkan awal terjadinya pertengkaran atau ketidakcocokan dengan suami. 5. Sebutkan kapan pertengkaran semakin memuncak. 6. Sebutkan alasan-alasan atau penyebab terjadinya pertengkaran antara anda dan suami. 7. Sebutkan kapan pertengkaran terakhir terjadi sehingga terjadi pisah ranjang atau pisah rumah dan sebutkan alamat tinggal setelah pisah ranjang atau rumah. 8. Sebutkan berapa lama perpisahan antara anda dan suami terjadi. 9. Tuliskan jika ada upaya perdamaian dengan suami. 10. Tuliskan bahwa akibat pertengkaran yang terus menerus tersebut sudah tidak ada lagi harapan untuk hidup rukun sebagai suami istri. 11. Tuliskan bahwa anda menginginkan anak-anak anda berada dalam pengasuhan anda, jika anda menuntutnya. 12. Tuliskan poin ini jika anda menginginkan beperkara secara prodeo Cuma -Cuma ISI TUNTUTAN PUTUSAN/PENETAPAN Lihatlah contoh isi tuntutan primer dan subsider. Poin no 2 dan 4 dituliskan jika anda menginginkan beperkara secara prodeo CumaCuma. TANDA TANGAN Buatlah Gugatan rangkap 8 delapan dan semuanya dibubuhi tanda tangan asli bukan fotokopi. Tuliskan juga nama jelas anda di bawah tanda tangan tersebut. ===SEMOGA BERMANFAAT, Amin.=== Surat peceraian ialah surat yang ditujukan oleh suami kepeda pengadilan agama setempat yang dimana tujuannya sendiri adalah untuk proses perceraannya. Admin sarankan sebaiknya peceraian menjadi pilihan terakhir bagi anda pasangan suami istri setelah berbagai upaya yang ditempuh untuk menjaga keutuhan runmah tangga anda. Sebenarnya admin sendiri tidak mau membahas soal surat perceraian karana sifatnya terlanlu sensitif, tapi ada beberapa pembaca blog ini yang sedang membutuhkan contoh surat gugatan cerai. Oleh karena itu admin tidak mau mengecewakan para pembaca blog ini. Perceraian sendiri sudah diatur dalam hukum Indonesia yang terdapat dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan “UUPerkawinan” serta Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan“PP 9/1975”. Contoh Surat Gugatan Cerai yang Benar Perceraian diatur dalam Pasal 39 UU Perkawinan yang berbunyi Perceraian hanya dapat dilakukan di depan Sidang Pengadilan setelah Pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. Untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan, bahwa antara suami isteri itu tidak akan dapat hidup rukun sebagai suami isteri. Tatacara perceraian di depan sidang Pengadilan diatur dalam peraturan perundangan tersendiri. Secera hukum mungkin anda sudah mengerti, mungkin untuk contoh surat gugatan perceraian sudah admin suapkan dibawah ini. Admin doakan semoga masalah yang sedang menimpa anda cepeat terseleaikan ya. Contoh Surat Permohonan Cerai Talak oleh Suami merupakan surat yang diajukan oleh Suami kepada Pengadilan Agama setempat. Tujuannya tentu saja untuk proses perceraian. Yha apabila selalu terjadi hal-hal yang tidak baik dalam pernikahan, solusi terakhir adalah perceraian. Untu mengurus proses perceraian secara hukum, dibutuhkan permohonan cerai ke pengadilan agama setempat. Dalam pembuatan surat permohonan cerai talak, bisa dilakukan oleh suami ataupun istri. Tentu isinya berbeda yhaa walapupun tujuanyna sama. Nah pada postingan kali ini akan memberikan contoh nya yang kami dapat dari situs resmi pengadilan agama sleman, jogjakarta. Di file word yang kami berikan juga terdapat cara- cara pengisian dan pembuatan dari contoh surat ini. surat cerai, contoh surat cerai, surat pernyataan cerai, contoh surat cerai download, contoh surat cerai talak, surat cerai nikah siri, surat cerai gugat, surat cerai talak Contoh Surat Permohonan Cerai Talak oleh Suami Diketik ulang rangkap 8 delapan, diketik dengan KOMPUTER. Tidak boleh ada . . . . . . . titik-titik, dan tidak diisi dengan tulisan tangan. Sleman, ........................................ Hal Permohonan Cerai Talak Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama Sleman di-SLEMAN Assalamu'alaikum wr. wb. Kami yang bertanda tangan di bawah ini Nama ........................................Bin.............................................................. Umur .............................................................................................................. Agama ……………………………………………………………………………... Pendidikan terakhir………………………………………………………………… Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ……………………………………………………………… Selanjutnya disebut sebagai Pemohon. Dengan hormat, Pemohon mengajukan permohonan cerai terhadap suami saya Nama ........................................Binti.............................................................. Umur .............................................................................................................. Agama ……………………………………………………………………………... Pendidikan terakhir………………………………………………………………… Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ……………………………………………………………… Bila Isteri anda tidak diketahahui tempat tinggalnya lagi atau GHOIB, maka tuliskan alamat terakhir isteri anda ditambah dengan “sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya yang jelas dan pasti diseluruh wilayah Republik Indonesia” Selanjutnya disebut sebagai Termohon. Adapun alasan/dalil - dalil permohonan Pemohon sebagai berikut 1. Bahwa Pemohon dengan Termohon adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal ......................................, dan dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan ................................... sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor ............................................ tanggal ....................................................isikan data Nomor dan Tanggal duplikat buku nikah, jika anda menggunakan duplikat akta nikah 2. Bahwa setelah pernikahan tersebut Pemohon dengan Termohon bertempat tinggal di………………………………………………… kemudian pindah di………………………………………………………………….. selama ….tahun … bulan dan selama 2 pernikahan tersebut Pemohon dengan Termohon telah rukun baik sebagaimana layaknya suami istri dan telah di karena ....... anak masing masing bernama a ............................................................... lahir tanggal ............................. b ............................................................... lahir tanggal ................................ c ............................................................... lahir tanggal ............................... d ............................................................... lahir tanggal ......................................... Ke .... anak tersebut dalam asuhan ................................................................. 3. Bahwa pada mulanya rumah tangga Pemohon dan Termohon dalam keadaan rukun namun sejak bulan .................... tahun .................. ketentraman rumah tangga Pemohon dengan Termohon mulai goyah, yaitu antara Pemohon dengan Termohon sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya antara lain Lihat contoh alasan dibawah pilih salah satu * 4. Bahwa Perselisihan dan pertengkaran itu berkelanjutan terus-menerus sehingga akhirnya sejak tanggal ……… bulan …………. Tahun ………….. hingga sekarang selama kurang lebih ………..tahun ……… bulan, Pemohon dan Termohon telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Pemohon/Termohon* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Pemohon bertempat tinggal di ………………………………….dan Termohon bertempat tinggal di ………………………………….. dan selama itu sudah tidak ada hubungan lagi; 5. Bahwa adanya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut mengakibatkan rumah tangga Pemohon dan Termohon tidak ada kebahagiaan lahir dan batin dan tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga; 6. Bahwa pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Pemohon dan Termohon namun tidak berhasil. 7. Bahwa atas dasar uraian diatas permohonan Pemohon telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang tahun 1974 Jo. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19 Jo. Kompilasi Hukum Islam pasal 116. 8 Bahwa Pemohon sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Pemohon mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kelas Sleman segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut PRIMAIR 1. Mengabulkan permohonan Pemohon; 2. Memberikan ijin kepada Pemohon …………………………………. untuk menjatuhkan talak satu raj’i kepada Termohon ……………………………………… di hadapan sidang Pengadilan Agama Sleman; 3. Membebankan biaya perkara menurut Hukum; SUBSIDAIR Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya; Demikian atas terkabulnya permohonan ini, Pemohon menyampaikan terima kasih. Wassalamu'alaikum wr. wb. Hormat Pemohon, Tanda tangan tanpa materai …………………………………………. Pengunjung juga mencari surat cerai contoh surat cerai surat pernyataan cerai contoh surat cerai download contoh surat cerai talak surat cerai nikah siri surat cerai gugat surat cerai talak Cara Membuat Surat Gugatan Cerai Istri Kepada Suami – Angka perceraian di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Ada banyak faktor yang menjadi alasan perceraian. Meski tidak mudah, namun kenyataannya perpisahan antara suami dan istri adalah satu-satunya jalan. Apa sebenarnya perceraian itu dan bagaimana cara mengajukan perceraian yang benar? Perceraian dapat diartikan sebagai berakhirnya hubungan perkawinan antara suami dan istri. Ada dua macam perceraian, yaitu cerai seumur hidup dan cerai mati. Perceraian berasal dari keputusan pengadilan menurut hukum yang berlaku. Pada saat yang sama, perceraian disebabkan oleh kematian salah satu pasangan. Petisi cerai adalah surat yang diperlukan saat Anda mengajukan gugatan cerai di pengadilan. Permohonan tersebut terdiri dari permintaan dari pemohon kepada termohon bahwa pemohon telah memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai. Contoh Surat Kuasa, Jenis, & Cara Membuatnya. Lengkap! Perkara perceraian akan ditangani oleh pengadilan, sebelum memukul palu harus melalui berbagai tahapan. Kedua belah pihak akan melalui proses mediasi, jika mediasi tidak mencapai perdamaian maka dapat dilanjutkan dengan perceraian. Dalam kasus perceraian, juga perlu menghadirkan saksi pengadilan. Jika alasan perceraian diterima, pengadilan akan mengabulkan gugatan. Perkara perceraian dapat diajukan oleh suami terhadap istri atau istri terhadap suaminya. Perkara cerai yang diajukan oleh suami disebut talak, kemudian suami yang mengajukan dan istri yang tergugat. Jika seorang istri menggugat suaminya disebut gugatan cerai, istri sebagai penggugat dan suami sebagai tergugat. Jika istri ingin minta cerai, dia harus tahu bagaimana caranya agar istri minta cerai dari suaminya. Jika kita melihat Pasal 20 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 100/N. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan UU Perkawinan, gugatan cerai dapat diajukan oleh suami atau istri, atau kuasanya di pengadilan setempat. Dengan kata lain, istri dapat menggugat cerai suaminya tanpa harus meminta izin suami terlebih dahulu atau bahkan mengatur cara untuk mengajukan surat cerai tanpa pengadilan. Namun banyak alasan yang menjadi alasan kuat untuk bercerai berdasarkan Pasal 39 ayat 2 UU Perkawinan dan Pasal 19 PP 9/1975. Syarat Syarat Berperkara Untuk dapat mengajukan cerai di Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri, Anda hanya perlu menyiapkan beberapa persyaratan, seperti Pembuatan paket cerai juga harus melengkapi persyaratan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lantas apa saja syarat pengajuan cerai? Ini adalah hal penting yang perlu dipersiapkan. Harus menyiapkan akta nikah asli beserta fotokopi surat-surat dan dokumen-dokumen hukum, fotokopi Kartu Tanda Penduduk KTP penggugat, fotokopi Kartu Tanda Penduduk KK, surat pemberitahuan dari kelurahan, a. Salinan akta kelahiran yang sah jika Anda sudah memiliki anak, dan stempel pajak. Kondisi di atas juga berlaku untuk proses perdata asli. Jika Anda ingin menggugat pembagian harta yang sewenang-wenang, Anda perlu menambahkan beberapa persyaratan seperti STNK dan BPKB, sertifikat tanah atau rumah, dan bukti kepemilikan lainnya. Untuk tuntutan hukum terkait sengketa tanah dapat diselesaikan tanpa melalui pengadilan. Contoh Surat Gugatan Cerai Pengadilan Negeri Cara membuat gugatan cerai, harus menggunakan bahasa yang spesifik dan mudah dipahami. Isi surat tersebut memuat identitas penggugat dan tergugat meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, umur, pekerjaan, agama, alamat, dan kewarganegaraan opsional. Setelah menyiapkan dokumen dan permohonan, Anda dapat segera mendaftarkan permohonan cerai di pengadilan agama atau pengadilan negeri. Jika istri ingin menggugat cerai suaminya, Anda harus mengajukan gugatan di tempat tinggal suami tergugat. Jika istri mengajukan cerai di pengadilan, dia harus membayar sebelum kasus atau persidangan. Biaya perceraian dari istri uang muka akan ditentukan oleh pengadilan berdasarkan beberapa faktor, seperti alamat rumah suami istri. Pengadilan memiliki aturan tentang jarak atau yang disebut radius, jarak radius akan mempengaruhi jumlah uang yang dibayarkan. Setidaknya, Anda bisa bersiap Cara Menggugat Cerai Suami Ke Pengadilan Agama Beserta Persyaratannya Gugatan perceraian dapat berjalan dengan lancar, jika penggugat memiliki alasan dan fakta yang jelas tentang perceraian tersebut. Alasan yang dikemukakan, saksi dapat dihadirkan untuk memperkuat alasan perceraian. Nantinya, saksi akan dihadirkan saat proses perceraian. Anda juga bisa menggunakan jasa pengacara, namun perlu persiapan Ketika proses litigasi sedang berlangsung, kedua belah pihak harus berpartisipasi dalam proses mediasi. Adanya mediasi dapat membantu kedua belah pihak untuk mendamaikan dan mencabut gugatan cerai. Jika putusan sudah bulat dan tidak ada perdamaian atau rekonsiliasi, maka petisi akan dibacakan. Jika terdakwa tidak ikut serta dalam persidangan, pengadilan akan mengeluarkan putusan dengan putusan yang sah dan mengirimkannya kepada terdakwa yang menyatakan bahwa perkawinan telah berakhir. Tergugat berwenang menanggapi putusan tersebut, jika tidak ada tanggapan, pengadilan akan menerbitkan surat cerai. Namun gugatan cerai tidak selalu dikabulkan oleh hakim karena harus berdasarkan alasan yang jelas. Contoh Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Agama Dalam mengajukan gugatan cerai, istri juga dapat mengajukan hak istri setelah menggugat cerai suaminya. Beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai tuntutan dalam pengajuan cerai suami adalah Dalam kasus perceraian, Anda dapat mengajukan klaim hak asuh anak dalam kasus perceraian. Namun perlu diperhatikan bahwa baik ayah maupun ibu tetap memiliki kewajiban untuk mengasuh dan mendidik anak. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa jika kedua belah pihak atau orang tua tidak berselisih tentang hak asuh, maka pilihan orang yang berhak asuh dimasukkan dalam gugatan, yang nantinya akan dikukuhkan dalam putusan perceraian. Jika ada pertikaian tentang hak asuh anak setelah perceraian, Anda dapat meminta penetapan Pengadilan tentang pengasuhan anak. Untuk anak di bawah usia 5 tahun, mereka masih dianggap anak-anak. Izin Cerai Pns Pengertian Dan Prosedurnya Jika seorang Muslim adalah seorang Muslim, ditegaskan dalam Pasal 105 bahwa anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun, maka nafkahnya dengan sendirinya jatuh ke tangan ibunya, kecuali ada banyak alasan yang membuat pengadilan memutuskan pilihan lain. Hak seorang istri setelah menggugat cerai suaminya, yang kemudian adalah hak asuh anak. Jika sang ibu diadopsi, sang ayah tetap harus membayar tunjangan dan tunjangan anak, setidaknya sampai sang anak lahir, akan menjadi dewasa dan dapat mengurus dirinya sendiri. Jumlah tunjangan anak yang diberikan biasanya sama dengan ⅓ penghasilan suami selama proses perceraian. Namun, jumlah tersebut bisa lebih atau kurang dari jumlah tersebut tergantung dari dokumen atau bukti yang diberikan saat pengajuan permohonan tunjangan anak oleh istri. Ketika mengajukan cerai dari suaminya, hak istri setelah menggugat cerai suaminya adalah mencari nafkah. Jenis penghasilan yang dimaksud adalah penghasilan madliyah. Cerai Talak Dasar Hukum, Syarat Permohonan Hingga Prosedurnya Jika istri beragama Islam dan suami tidak memberikan nafkah selama perkawinan atau sejak terjadi perselisihan, karena suami wajib menafkahi istrinya, maka dapat meminta nafkah madliyah. Hak istri setelah menggugat cerai suaminya adalah milik gono gini. Harta gono gini sendiri merupakan harta bersama yang diperoleh selama masa perkawinan. Harta ini adalah harta baik yang diperoleh suami, istri atau keduanya selama perkawinan. Ketika perceraian diajukan oleh istri Anda, Anda berhak menuntut tentang pembagian harta di sana-sini. Kecuali ada perjanjian pranikah yang mengatur pembagian harta secara adil dan jelas. Menurut Pasal 37 UU Perkawinan, akibat perceraian adalah pembagian harta bersama yang harus diatur berdasarkan hukum mereka. Hukum yang terkait seperti hukum agama, hukum adat dan hukum yang berlaku di Indonesia. Contoh Format Surat Gugatan Cerai Pdf Bahkan setelah memahami bagaimana beracara, pendaftaran di pengadilan, hingga proses masuk ke proses persidangan tidak menjamin hakim akan segera memberikan putusan. Pasalnya, gugatan cerai harus fokus pada alasan pendukung dan bukan pada persoalan sehari-hari. Alasan berikut dapat mempercepat proses. Hubungan yang bertentangan antara suami istri yang tidak ada harapan untuk kembali bersama, dapat dikabulkan oleh hakim sebagai alasan perceraian. Konflik yang berkepanjangan tidak hanya merugikan kedua belah pihak, tetapi juga mempengaruhi perkembangan anak. Jika salah satu pasangan telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama, hakim dapat mengabulkan permohonan cerai. Ini termasuk perzinahan, perjudian, pelecehan, dan bahkan mabuk. Perbuatan ini telah melanggar perkawinan dan sangat sulit disembuhkan. Setiap mitra memiliki kewajibannya. Suami wajib menafkahi istri dan anak-anaknya. Pada saat yang sama, istri wajib ikut suaminya. Jika yang satu meninggalkan yang lain aman selama 2 tahun tanpa izin atau alasan apapun. Setelah itu, pihak yang ditinggalkan, bisa mengajukan gugatan cerai. Pengadilan Agama Bantul Kasus kekerasan dalam rumah tangga atau disingkat KDRT sering terjadi dengan korban perempuan. Namun, tidak menutup kemungkinan laki-laki masih menjadi korban. Kasus ini mengganggu kesehatan fisik dan mental salah satu pihak yang mengalami kekerasan. Pelecehan juga membawa ancaman hukuman pidana bagi mereka yang melakukannya dengan sengaja. Kasus seperti ini bisa menjadi alasan yang kuat untuk dikabulkan oleh hakim. Situasi ini seringkali terfokus pada kewajiban suami yang tidak mampu menghidupi istrinya karena sakit atau cacat. Meski tidak mengeluarkan aturan ini berlaku untuk para istri. Oleh karena itu, pengadilan dapat mengabulkan permohonan cerai. Namun, alasannya bisa dipertimbangkan kembali. Sebab, dalam berumah tangga harus rela menerima kekurangan masing-masing. Ingatlah bahwa alasannya harus didukung oleh bukti yang jelas, bukan hanya spekulasi, teori yang tidak benar. Pemohon atau penggugat dapat membuktikan kepada hakim. Format Blangko Gugatan Dan Permohonan Dengan begitu, proses perceraian lebih cepat. Itulah pengertian, cara mengajukan perkara perceraian, dengan alasan-alasan yang dapat diterima oleh pengadilan. Gugatan cerai muncul karena masalah yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga pasangan tersebut. Namun tidak semua alasan dapat dibenarkan oleh hakim. Adanya alasan gugatan cerai tidak diperbolehkan karena tidak adanya bukti yang kuat yang mengacu pada alasan Penggugat. Artinya, alasan gugatan cerai tidak sesuai atau tidak ada bukti yang kuat sehingga alasan gugatan cerai tidak diperbolehkan. Hakim sendiri memiliki landasan hukum berdasarkan pasal 22 ayat 2 PP No. 9 Tahun 1975 yang mendasari alasan gugatan cerai tidak dikabulkan. Selain itu, perceraian dianggap tidak sah atau alasan perceraian tidak diperbolehkan apabila dilakukan di luar pengadilan. Mengenal Cerai Ghaib Yang Dapat Dilakukan Secara Hukum Beberapa alasan di atas bisa menjadi alasan bagi sebagian orang untuk melamar Cara mengajukan gugatan cerai suami kepada istri, biaya gugatan cerai istri ke suami, syarat gugatan cerai suami ke istri, contoh surat gugatan cerai istri kepada suami, gugatan cerai istri kepada suami, surat gugatan cerai suami kepada istri, contoh surat gugatan cerai istri kepada suami pdf, cara gugatan cerai istri, cara mengajukan gugatan cerai istri ke suami, syarat mengajukan gugatan cerai istri kepada suami, contoh surat gugatan cerai istri kepada suami di pengadilan agama, contoh surat gugatan cerai istri kepada suami word Post Views 130 Daftar Isi Syarat untuk Mengurus Surat Cerai Cara Mengurus Surat Cerai Biaya Mengurus Surat Cerai 1. Biaya Permohonan Cerai 2. Biaya Perkara Cerai Gugat 3. Biaya Perkara Cerai Talak 4. Biaya Perkara Selain Perceraian 5. Biaya Perkara Cerai Gugat Ghaib 6. Biaya Perkara Cerai Talak Ghaib Sepasang suami istri yang tidak dapat menyelamatkan bahtera rumah tangganya, bisa memilih untuk berpisah dengan persetujuan negara atau bercerai. Dalam mengurus perceraian, butuh mengurus surat atau akta cerai yang diperoleh kedua belah pihak setelah resmi bercerai. Berikut ini cara mengurus surat cerai, contoh, dan biaya mengurusnya, dilansir dari laman resmi Pengadilan Agama Depok, Bandung, dan untuk Mengurus Surat CeraiTerdapat beberapa syarat untuk meresmikan perpisahan sepasang suami istri. Yakni sebagai berikutFotokopi KTP penggugat atau pemohon melampirkan surat ket. domisili dari Kelurahan jika alamat KTP berbeda dengan alamat domisiliFotokopi buku nikah atau duplikat buku nikahFotokopi Surat Izin Perceraian dari institusi jika pihak berstatus Pegawai Negeri Sipil PNS, TNI & PolriFotokopi Surat Keterangan Ghoib dari Kelurahan jika suami tidak diketahui keberadaannya minimal 6 bulan dari sekarangFotokopi Surat Keterangan Tidak Mampu yang dibuat di Kelurahan dan dicap sampai Kecamatan jika Penggugat warga tidak mampu/miskinSurat Gugatan/Permohonan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Agama Depok di PosbakumAlamat domisili istri harus berada di wilayah yang sama dengan di Pengadilan Agama Fotokopi persyaratan yang dilampirkan harus dileges meterai tempel yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah di kantor pos kecuali KTPAdapun beberapa alasan yang dapat dijadikan alasan bagi seorang istri yang ingin mengajukan gugatan cerai kepada suaminya adalah sebagai berikut Suami berbuat zina atau menjadi pemabuk, penjudi, dan lain sebagainya perbuatan yang sulit disembuhkanSuami meninggalkan istri selama 2 dua tahun berturut-turut tanpa izin istri dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannyaSuami mendapat hukuman penjara 5 lima tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsungSuami melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan istrinyaSuami mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suamiAntara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tanggaDalam mengajukan gugatan cerai, istri mempunyai hak untuk mengajukan tuntutan tambahan yang dapat berupa- Tuntutan Nafkah Terutang, yaitu jika selama masa tertentu dalam perkawinannya, ternyata suami tidak memberikan biaya hidup kepada istri, maka istri dapat menuntut agar Hakim menghukum suami membayar nafkah terutang kepada bekas istrinya Hak Asuh Anak, yaitu istri berhak untuk mendapatkan hak pengasuhan atas anak yang belum mumaziz dibawah 12 tahun.Tuntutan Nafkah Anak sampai dewasa 21 tahun, jika nantinya hak asuh anak jatuh ke tangan istri, maka hakim atas permintaan anda dapat menetapkan agar bekas suami memberikan nafkah kepada anak yang hak asuhnya ditangan istri, sampai anak tersebut dewasa atau berumur 21 Idah, dapat diminta oleh istri sebagai nafkah selama masa idah yaitu 3 tiga bulan Mut'ah, dapat juga diminta oleh istri kepada hakim agar suami ditetapkan agar membayar nafkah Mut'ah hadiah kepada bekas mengajukan tuntutan nafkah, istri yang akan mengajukan gugatan cerai dapat juga mengajukan gugatan pembagian harta bersama gono-gini bersamaan dan dalam satu naskah dengan gugatan cerai untuk gugatan dari suami kepada istri, adapun beberapa alasan yang dapat dijadikan alasan bagi seorang suami yang ingin mengajukan permohonan cerai talak adalah sebagai berikutIstri berbuat zina atau menjadi pemabok, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar disembuhkanIstri meninggalkan suami selama 2 dua tahun berturut-turut tanpa izin suami dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannyaIstri mendapat hukuman penjara 5 lima tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsungIstri melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan suaminyaIstri mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istriAntara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah mengajukan gugatan/permohonan cerai talak, pihak suami dapat juga mengajukan permohonan Hak Asuh atas Anak yang lahir selama masa perkawinan dengan istrinya tersebut. Dalam Permohonan Hak Asuh atas anak akan berlaku ketentuan hukum sebagai berikut Anak yang belum mumaziz, akan cenderung diberikan kepada yang sudah mumaziz akan diberi kebebasan oleh hakim untuk memilih antara kedua orangtuanya, apakah akan ikut bapaknya atau gugatan/permohonan cerai talak biasanya Hakim Pengadilan Agama akan menjatuhkan juga Nafkah Idah dan Nafkah Mutah yang harus dibayar oleh Suami jika Permohonan Cerai Talak dikabulkan Idah dan Nafkah Mut'ah harus dibayar oleh Suami kepada istrinya sebelum sidang Pengucapan Ikrar Talak Agama tidak akan menyelenggarakan Sidang Ikrar Talak, jika Nafah Idah dan Nafkah Mut'ah belum dibayar oleh suami kepada istrinya gugatan cerai di Pengadilan Agama tersebut dapat diajukan baik oleh suami kepada istrinya maupun oleh istri kepada suaminya. Gugatan yang diajukan Suami kepada istrinya disebut dengan Permohonan Cerai Talak, dimana nantinya suami menjadi pemohon dan istri menjadi termohon. Sedangkan terhadap gugatan cerai yang diajukan oleh istri kepada Suaminya disebut Gugatan Perceraian, dimana istri sebagai penggugat dan suami sebagai harus menyiapkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang diperlukan. Bukti-bukti yang diperlukan adalah sebagai berikut 1. Bukti Pernikahan yang berupa Buku Nikah yang dikeluarkan oleh Bukti Domisili Hukum sebagai Penggugat berupa KTP Bukti kelahiran anak yang berupa Akta Lahir Anak dari Catatan Kartu Bukti-bukti yang menunjukan alasan Bukti Penghasilan suami, jika akan menuntut nafkah kepada Bukti tentang Harta Bersama, jika mengajukan gugatan pembagian harta Mengurus Surat CeraiUntuk rincian biaya mengurus surat cerai, dilansir dari laman resmi Pengadilan Agama Bandung beberapa di antaranya1. Biaya Permohonan Cerairadius diukur dari letak tempat tinggalRadius I Rp II Rp III Rp Biaya Perkara Cerai GugatRadius I Rp II Rp III Rp Biaya Perkara Cerai TalakRadius I Rp II Rp III Rp Biaya Perkara Selain PerceraianRadius I Rp II Rp III Rp Biaya Perkara Cerai Gugat GhaibRadius I Rp II Rp III Rp Biaya Perkara Cerai Talak GhaibRadius I Rp II Rp III Rp detikers, itulah tadi keterangan mengenai syarat, tata cara, dan biaya mengurus surat cerai. Semoga bermanfaat ya! Simak Video "Tenda Pelantikan P3K Pemkab Tasik Roboh, Peserta Berhamburan" [GambasVideo 20detik] aau/row contoh surat gugatan cerai istri. Ilustrasi Unsplash/Kelly SikkemaContoh Surat Gugatan Cerai IstriSyarat Mengajukan Surat Gugatan Cerai Istricontoh surat gugatan cerai istri. Ilustrasi Unsplash/Ire Photocreativecontoh surat gugatan cerai istri. Ilustrasi Unsplash/Alvaro SerranoJakarta, 11 April 2020Perihal Cerai gugatKepadaYth. Ketua Pengadilan Agama Jakarta SelatanDiJakartaAssalamu'alaikum Wr. Saya yang bertanda tangan di bawah ini Ismawati binti Asnawi, tempat dan tanggal lahir Jakarta, 8 Maret 1986, NIK 34143245672009, umur 36 tahun, agama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan Swasta, tempat tinggal di Jln. Gedung Asri RT 13 RW 05 No. 567 Kelurahan Ulujami Kecamatan Pesanggrahan Kota Jakarta Selatan;Selanjutnya disebut sebagai Penggugat;Dengan ini mengajukan gugatan perceraian berlawanan dengan Saepul bin Khoirudin, tempat dan tanggal lahir Jakarta, 2 Mei 1982, umur 40 tahun, agama Islam, pendidikan S1, pekerjaan Swasta, tempat tinggal di Jln. Pantai Indah RT 12 RW 06 Kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Kota Jakarta Selatan ;Selanjutnya disebut sebagai Tergugat;Adapun alasan/dalil - dalil gugatan Penggugat sebagai berikut Bahwa Penggugat dan Tergugat telah melangsungkan pernikahan pada tanggal 11 Februari 2011 yang dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan sesuai dengan Kutipan Akta Nikah Nomor 025/012/II/2011 tanggal 11 Februari 2011;Bahwa, setelah pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di Jln. Pemancar RT 08 RW 03 No. 58 Kelurahan Bintaro Kecamatan Pesanggrahan Kota Jakarta Selatan dan terakhir masing-masing bertempat tinggal sebagaimana alamat tersebut diatas;Bahwa, dalam perkawinan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah bergaul sebagaimana layaknya suami istri ba’da dukhul dan telah dikaruniai 2dua orang anak yang bernamaa. Pramono, laki-laki, lahir di Jakarta tanggal 7 Januari 2012;b. Susanti, perempuan, lahir di Jakarta tanggal 5 Maret 2015;Bahwa, semula kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat berjalan dengan rukun dan harmonis, namun sejak 24 Oktober 2019 rumah tangga Penggugat dan Tergugat mulai tidak rukun yang disebabkan a. Tergugat bersikap kasar terhadap Penggugat;b. Tergugat bermain judi dan mabuk-mabukan;c. Tergugat tidak memberi nafkah yang layak;Bahwa, karena sebab-sebab tersebut di atas, rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah tidak dapat untuk dirukunkan kembali;Bahwa, Penggugat telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan jalan musyawarah namun tidak berhasil;Bahwa, puncak perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dan Tergugat tersebut terjadi kurang lebih pada bulan Januari tahun 2020 yang akibatnya Penggugat pergi meninggalkan Tergugat. Selama itu sudah tidak ada lagi hubungan baik lahir maupun batin;Bahwa, akibat tindakan tersebut di atas Penggugat telah menderita lahir bathin dan Penggugat tidak ridho atas perlakuan Tergugat terhadap Penggugat serta Penggugat merasa tidak sanggup lagi untuk melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat oleh karenanya Penggugat berkesimpulan satu-satunya jalan keluar yang terbaik bagi Penggugat adalah bercerai dengan Tergugat;Bahwa, dengan fakta-fakta tersebut di atas gugatan Penggugat telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Pasal 19 huruf f PP Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf f Kompilasi Hukum Islam;Bahwa Penggugat sanggup membayar biaya yang timbul dalam perkara alasan/dalil-dalil di atas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi PrimerMengabulkan gugatan Penggugat;Menjatuhkan talak satu bain sughra Tergugat Saepul bin Khoirudin terhadap Penggugat Ismawati binti Asnawi;Membebankan biaya perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang atau apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon untuk menjatuhkan putusan yang atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terima Wr. Penggugat,Ismawati binti AsnawiJakarta, 11 April 2020Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama Jakarta SelatanDi –Jakarta SelatanPerihal Gugatan Perceraian, Hak Asuh Anak Hadhonah dan NafkahAssalammualaikum hormat,Kami yang bertanda tangan dibawah ini Nama Maimunah binti RojaliNIK 34132445672009Tempat/ 9 Maret 1985Umur 37 TahunAgama IslamJenis Kelamin PerempuanPendidikan Terakhir SMAKewarganegaraan IndonesiaPekerjaan SwastaAlamat Domisili Jalan Rajawali No. 73 RT 15 RW 4Kelurahan Lebak Bulus Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta SelatanSelanjutnya disebut “PENGGUGAT”Dengan ini mengajukan gugatan Perceraian, Hak Asuh Anak Hadhonah dan nafkah terhadap suami yang bernamaNama Mamat bin JupriNIK 34132445762007Tempat/ 12 Mei 1981Umur 41 TahunAgama IslamJenis Kelamin Laki-lakiPendidikan Terakhir S1Kewarganegaraan IndonesiaPekerjaan SwastaAlamat Domisili Jalan Wadung Asri No. 143 RT 12 RW 5Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta SelatanSelanjutnya disebut “TERGUGAT”.Adapun dalil-dalil yang menjadi alasan diajukan gugatan perceraian ini adalah sebagai berikut;Bahwa Penggugat adalah Istri sah Tergugat yang akad Nikahnya berlangsung di Lebak Bulus, Kota Jakarta Selatan, pada tanggal 9 Februari 2009 sebagaimana Kutipan Akta Nikah yang dikeluarkan oleh pegawai pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Cilandak Kota Jakarta Selatan Nomor 024/012/II/2010 dan setelah akad Nikah Tergugat mengucapkan sighat taklik talak yang berbunyi sebagaimana tercantum dalam kutipan Akta Nikah tersebut;Bahwa setelah menikah Penggugat dan Tergugat memilih untuk tinggal bersama di Jalan Wadung Asri No. 143 RT 12 RW 5 Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan;Bahwa dari pernikahan Penggugat dan Tergugat telah dikarunia 3 tiga orang anak, yaitu Abdul, Laki-laki/perempuan*, umur 9 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-28022011-0018;Maryam, Laki-laki/perempuan*, umur 6 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-18022014-0016;Bahwa biaya yang diperlukan untuk pendidikan anak dan lain sebagainya untuk anak-anak tersebut sebesar Rp anak per bulan tiga juta rupiah.-Bahwa terhadap anak hasil perkawinan antara Penggugat dan Tergugat tersebut saat ini dalam pengasuhan Penggugat selaku ibu kandungnya;Bahwa pada mulanya rumah tangga Penggugat dengan Tergugat berjalan cukup harmonis, akan tetapi seiring berjalannya waktu keharmonisan rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah tidak ada lagi keharmonisan hal itu disebabkan karena dalam kehidupan rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat sering terjadi pertengkaran/percekcokan terus-menerus dan sulit untuk dihindarkan, sehingga dalam hal ini tujuan dari suatu pernikahan yang sakinah mawaddah warohmah tidak tercapai;Bahwa adapun pertengkaran/percekcokan yang sering terjadi antara Penggugat dan Tergugat adalah disebabkan hal-hal berikut antara lainTergugat berselingkuh;Tergugat tidak memberikan nafkah baik lahir maupun batin;Bahwa selama ini Penggugat telah berusaha untuk bersabar dengan keadaan ini, dan berusaha untuk bekerja mencukupi kebutuhan keluarga dengan harapan suatu saat hubungan antara Penggugat dan Tergugat kembali harmonis seperti sediakala, namun seiring berjalannya waktu hubungan antara Penggugat dan Tergugat tidak kunjung membaik, Bahkan antara Penggugat dan Tergugat sudah tidak terjalin komunikasi yang baik lagi serta sudah pisah ranjang walaupun Penggugat dan Tergugat masih tinggal satu atap;Bahwa Penggugat merasa sudah tidak ada kecocokan lagi dengan Tergugat. Oleh karena itu Penggugat tidak sanggup lagi untuk melanjutkan membina rumah tangga dengan Tergugat;Bahwa Penggugat berkeyakinan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudah tidak dapat dipertahankan lagi dikarenakan sudah sangat sulit untuk menciptakan keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Sehingga Penggugat sudah berketetapan hati untuk bercerai dengan Tergugat. Hal ini dikarenakan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat dipastikan tidak akan bisa untuk hidup rukun kembali sesuai dengan Pasal 116 huruf F Kompilasi Hukum Islam jo Peraturan Pemerintah Tahun 1975 tentang pelaksanaan Undang-Undang Tahun 1974 Pasal 9 huruf F tersebut;Bahwa oleh karena diantara anak-anak hasil perkawinan Penggugat dan Tergugat semuanya masih dibawah umur yaitu . Abdul, Laki-lak, umur 10 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-28022011-0018;Maryam, Laki-laki/perempuan*, umur 6 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-18022014-0016, yang tentunya masih memerlukan perawatan bimbingan dan kasih sayang seorang ibu, maka menurut Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam, sudah sewajarnya anak-anak tersebut diatas diberikan hak Pengasuhannya kepada Penggugat selaku ibu kandungnya;Berdasarkan segenap dalil-dalil tersebut diatas, mohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memberikan keputusan dengan amar sebagai berikut Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;Menjatuhkan Talak Satu Bain Sughro tergugat Mamat bin Jupri terhadap penggugat Maimunah binti Rojali;Menetapkan hak asuh anak-anak Hadhonah yang bernama Abdul, Laki-lak, umur 10 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-28022011-0018;Maryam, Laki-laki/perempuan*, umur 6 tahun, sebagaimana Kutipan Akta Kelahiran Nomor 3578-LU-18022014-0016;Diberikan hak asuhnya kepada penggugat sebagai ibu kandungnya;Menghukum Tergugat Tergugat untuk menanggung biaya hak asuh anak sebesar Rp tiga juta rupiah per anak per bulan;Membebankan biaya perkara sesuai dengan hukum yang berlaku;Atau apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya. Terima warrahmatullahi PenggugatMaimunah binti RojaliJakarta, 11 April 2019Perihal Permohonan Itsbat Nikahdan Cerai Gugat GhoibKepada Yth,Ketua Pengadilan Agama Jakarta SelatanDi-JakartaAssalamu'alaikum wr. hormat, yang bertanda tangan di bawah iniMunaroh binti Sueb, NIK 34132445763006, Tempat Tanggal Lahir Jakarta, 11 Mei 1981, agama Islam, pekerjaan Swasta, Pendidikan SMA, tempat tinggal di Jalan Melati No 17 RT 9 RW 2, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan;Selanjutnya dalam surat gugatan ini disebut sebagai Penggugat;Dengan ini mengajukan Permohonan Itsbat Nikah dan Cerai Gugat GhoibBekti bin Ramli umur 44 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, Pendidikan S1, dahulu tinggal di Jalan Gadung Manis No 48 RT 7 RW 3, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, dan sekarang sudah tidak di ketahui lagi alamat dan tempat tinggalnya dengan jelas dan pasti baik di wilayah Republik Indonesia maupun di luar negeri Ghoib.Selanjutnya dalam surat gugatan ini disebut sebagai Tergugat;Adapun alasan/dalil - dalil permohonan Penggugat sebagai berikut Bahwa Penggugat dan Tergugat telah melangsungkan pernikahan pada tanggal 8 Februari 2008 yang dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan sesuai dengan Kutipan Akta Nikah Nomor 024/008/II/2008 tanggal 8 Februari 2008;Bahwa, setelah pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di di Jalan Mangga Gadung No 128 RT 11 RW 3, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan dan terakhir masing-masing bertempat tinggal sebagaimana alamat tersebut diatas;Bahwa, dalam perkawinan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah bergaul sebagaimana layaknya suami istri ba’da dukhul dan telah dikaruniai 2dua orang anak yang bernamaa. Fabian, laki-laki, lahir di Jakarta tanggal 10 Juli 2010;b. Daisy, perempuan, lahir di Jakarta tanggal 13 Desember 2013;Bahwa, semula kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat berjalan dengan rukun dan harmonis, namun sejak 3 Januari 2017 rumah tangga Penggugat dan Tergugat mulai tidak rukun yang disebabkan Tergugat berselingkuh;b. Tergugat tidak bertanggungjawab memberi nafkah lahir dan batin;c. Tergugat meninggalkan rumah tanpa kabar.;Bahwa puncak perselisihan Penggugat dan Tergugat terjadi sekitar Bulan Februari tahun 2017 yang akibatnya Tergugat pergi meninggalkan penggugat dan tidak di ketahui lagi keberadaannya ghoib hingga sekarang dan sudah tidak ada lagi nafkah lahir bathin;Bahwa Penggugat sudah berusaha mencari keberadaan Tergugat antara lain dengan menanyakan keberadaannya kepada keluarga dan teman-teman Tergugat, akan tetapi hingga saat ini tidak ada yang mengetahui di mana Tergugat berada. Dan untuk menguatkan keterangannya, dengan ini Penggugat melampirkan Surat Keterangan Ghoib dari Kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Kota Jakarta Selatan Nomor 140/CPL/KBL/2018. tanggal 28 Desember 2018;Bahwa Penggugat sudah tidak ada harapan terciptanya suasana hidup rukun dan tentram dalam mahligai rumah tangga, dengan keadaan yang sudah sedemikian itu Penggugat sudah tidak ada kecocokan lagi dalam membina rumah tangga dan tidak ada harapan serta sudah tidak sanggup lagi untuk melanjutkan hidup berumah tangga dengan Tergugat;Bahwa Penggugat sanggup membayar biaya yang timbul dalam perkara ini;Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amar berbunyi Primer1. Mengabulkan permohonan Penggugat seluruhnya;2. Mengabulkan gugatan Penggugat;3. Menjatuhkan talak 1 satu Ba’in Sughraa Penggugat Munaroh binti Sueb terhadap Tergugat Bekti bin Ramli di Pengadilan Agama Jakarta Selatan;5. Menetapkan biaya perkara ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;SubsiderDan atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya;Demikian atas perhatian dan perkenan Yang Terhormat Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan diucapkan terima wr. Penggugat,Munaroh binti Sueb

surat gugatan cerai suami kepada istri